Welcome to the Ant World

31 05 2010

Semua kita tentu mengenal semut! Kita bisa menemukan serangga ini dimana-mana; di meja makan, di dapur, di halaman rumah, di kebun, di hutan dan pada seluruh kawasan terrestrial kita bisa menemukan serangga ini.

Semut merupakan serangga yang bersifat sosial. Hal ini ditandai dengan; membentuk suatu koloni, adanya kerjasama pada koloni dalam merawat individu muda, terdapatnya generasi yang tumpang tindih dan adanya pembagian sistem kasta (Ratu, Pejantan, Pekerja/Minor worker dan Tentara/Major worker).

Ciri-ciri dari semut diantaranya; tubuh terdiri dari tiga bagian, memiliki sepasang antena, antena dengan tipe genikulat, memiliki tiga pasang kaki, bagian antara thoraks dan abdomen mengalami penyempitan yang disebut petiole dan mensekresikan asam format.

Semut memiliki berbagai peranan yang positif dan negatif bagi kehidupan manusia. Peranan semut yang bersifat positif diantaranya adalah; sebagai predator, pengurai atau detritus, bioindikator dari kondisi hutan, sebagai agen pemencar tumbuhan dan merupakan bagian yang sangat penting dari keanekaragaman hayati.

Semut sebagai predator sangat menguntungkan bagi manusia, terutama pada kawasan perkebunan. Karena Semut predator akan memangsa larva dari serangga hama yang menyerang lahan perkebunan. pada tahun 2008, ibuk Prof. Dr. Siti Salmah dan Dr. Henny Herwina Msc. telah melakukan penelitian mengenai struktur komunitas semut pada daerah perkebunan. Beberapa spesies yang berperan sebagai predator diantaranya adalah Oecophylla smaragdina yang kita kenal dengan karanggo, Odontoponera denticulata, Odontoponera transversa, Odontomacus similiaris dan Leptogenys sp.

Semut yang bersarang pada serasah di lantai hutan berperan sebagai detritus atau pengurai, beberapa contoh diantaranya adalah Anoplolepis gracillipes, Paratrechina sp. Philidris sp. dan lainnya. Sedangkan pada jenis semut tertentu membawa serasah atau dedaunan ke sarangnya. Hal ini bisa kita lihat pada semut petani atau dikenal dengan Atta sp., semut Atta akan memotong daun yang ada pada tumbuhan kemudian diangkut ke sarangnya. Daun ini berfungsi sebagai media dari beberapa jenis jamur yang ditanam oleh semut Atta. Setelah jamur tumbuh dengan subur dan siap panen, maka semut ini akan segera memanen lahan pertaniannya. Sisa-sisa dari dedaunan akan dibuang pada tempat tertentu dan semut ini akan memulai lagi pekerjaannya dari awal. (…to be continued…//@ntboy)


Aksi

Information

2 responses

2 04 2011
rudy

suka suka suka…

24 09 2016
Melya Nisa

informasi yang menarik. Semoga informasi tentang semutnya lebih dikembangkan lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: