Mengenal Harimau Lebih Dekat

4 06 2010

Harimau merupakan hewan karnivora teresterial terbesar dari mamalia di Asia. Hewan ini adalah pemangsa khusus kelompok herbivora. Harimau tidak pernah ditemukan jauh dari air, namun memperlihatkan adaptasi yang besar terhadap tempat hidup yang memiliki iklim yang berbeda-beda, mulai dari hutan kayu cemara yang beriklim sedang sampai hutan tropis dan hutan bakau, dan di daerah-daerah seperti ini harimau mencapai populasi tertinggi. Keragaman jenis dan biomassa terbesar di Asia terdapat di daerah dimana tanah berumput dan hutan membentuk suatu mosaik serta adanya tumpang tindih berbagai jenis tumbuhan. Sebenarnya ada delapan subspesies harimau di dunia ini yaitu:

  1. Panthera tigris altaica (Temminck, 1845), harimau siberia/amur.
  2. Panthera tigris amoyensis (Hilzheimer, 1905), harimau cina
  3. Panthera tigris corbetti (Mazak, 1968), harimau indocina
  4. Panthera tigris tigris (Linneaus, 1758), harimau bengala/india
  5. Panthera tigris sumatrae (Pocock, 1929), harimau sumatera
  6. Panthera tigris sondaica (Temminck, 1845), harimau jawa
  7. Panthera tigris balica (Schwarz, 1912), harimau bali
  8. Panthera tigris virgata (Illiger, 1815), harimau kaspia


Dari kedelapan subspesies harimau tersebut memiliki perbedaan yang cukup jelas baik dari ukuran tubuh, warna dasar dan tipe loreng. Dimana harimau altaica memiliki ukuran tubuh yang cukup panjang yaitu 2,40 sampai 3,30 m (jantan), 2,40 sampai 2,75 (betina) dan memiliki warna dasar kuning. Harimau benggala 2,70 sampai 3,10 (jantan), 2,50 sampai 2,65 (betina), dan memiliki warna dasar kuning kemerahan. Harimau kaspia 2,70 sampai 2,95 (jantan), 2,40 sampai 2,60 (betina), dan memiliki warna dasar orange kemerahan. Harimau indo cina 2,55 sampai 2,85 (jantan), 2,30 sampai 2,55 (betina). Harimau cina 2,70 sampai 3,30 (jantan), 2,40 sampai 2,75 (betina) dan memiliki warna dasar orange. Harimau jawa 2,48 (jantan) warna dasar coklat gelap. Harimau sumatera 2,20 sampai 2,55 (jantan), 2,15 sampai 2,50 (betina) dan memiliki warna dasar kuning kemerahan. Dan yang terakhir adalah harimau bali 2,20 sampai 2,30 (jantan), 1,90 sampai 2,10 (betina).

Karena semakin besarnya konflik antara manusia dan harimau maka pada saat sekarang ini harimau di Sumatera mengalami nasib yang tragis yaitu diambang kepunahan. Laporan yang dikeluarkan oleh TRAFFIC pada tahun 2008 yang berjasama dengan WWF internasional dan lembaga konservasi dunia IUCN adanya pasar-pasar ilegal yang memperjual belikan bagian tubuh dari harimau. Dan hampir 50 ekor harimau diburu setiap tahunnya dari tahun 1998-2002.

Berbagai penelitian telah banyak dilakukan untuk mengetahui dan melacak keberadaan harimau sumatera di alam bebas. Dan pada tahun 2006 berdasarkan hasil survey dari WWF jumlah populasi harimau di dunia hanya tinggal 6000 individu saja. Dan pada tahun 1994 diperkirakan hanya 400-500 ekor harimau sumatera yang hidup di alam bebas. Populasi harimau tersebut sebagian besar tersebar di kawasan-kawasan hutan konservasi yang meliputi kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Taman Nasional Berbak, Suaka Marga Satwa Kerumutan, dan Suaka Marga Satwa Rimbang.

Oleh: DAF’s dari berbagai sumber


Aksi

Information

One response

29 05 2011
nardo

kasian harimau itu di bunuh mendinga n dikembang biakan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: