Seri 1: Terlihat di Alam -Jika Bertemu Berang-Berang Lakukan Ini

6 06 2010

Jika anda bertemu atau melihat berang-berang, baik dalam keadaan hidup di alam, di dalam sangkar, atau sudah mati, maka lakukanlah prosedur standar berikut ini. Siapa tau anda telah menemukan “the most wanted” berang-berang Lutra sumatrana. Prosedur ini juga biasa digunakan dalam penelitian berang-berang, bisa juga anda jadikan hal ini menjadi penelitian, dengan topik misalnya, keberadaan, tingkah laku, ancaman perburuan berang-berang dll.
1. Jika anda melihatnya di alam

Pertama-tama anda harus diam mengamatinya jangan sampai mereka terganggu (kecuali jika kolam ikan anda yang diserangnya, atau ikhlaskan saja demi pengetahuan, he he). Amati, lakukan, dan catat hal-hal berikut.
–  Hitung jumlah individunya. Jika mereka berkoloni maka kemungkinan jenisnya hanya dua yaitu berang-berang cakar kecil (Aonyx cinereus) atau berang-berang licin (Lutrogale perspicillata)

– Amati tingkah lakunya. Lihat kepemimpinannya, jika mereka berkoloni pasti ada jantan yang menjadi pemimpin koloni tersebut, bagaimana cara komandan “regu” tersebut mengatur anak buahnya.  Kemudian amati cara mereka bergerak, gerakan berang-berang cukup unik dan lucu, mereka kadang-kadang berdiri untuk mengamati keadaan sekitarnya. Amati juga cara mereka makan, cara menangkap ikan, dan apakah ada kerjasama.
– Rekam suaranya. Berang-berang jika berkoloni, biasanya akan ribut dengan suara yang melengking. Hal ini sebagai bentuk komunikasi antar anggota koloni.
– Kalau memiliki kamera yang canggih, coba lah lakukan pemotretan, tapi ini bisa membuat mereka terganggu.
– Jika mereka telah pergi dan tidak terlihat lagi, lakukan pengamatan jejak dan tanda-tanda lainnya. Amati dan foto jejaknya, masing-masing jenis memiliki jejak yang berbeda. Kemudian cari dan foto (jika ada)feses/kotorannya, kotoran berang-berang dicirikan dengan banyaknya sisa makanannya yang tidak tercerna seperti sisik ikan, cangkang kepiting atau cangkang keong serta dengan bau yang amis seperti bau ikan. Perhatikan juga jika ada makanannya yang tersisa, lakukan pemotretan dan identifikasi sebisanya.

– Koleksi fesesnya Feses dapat menginformasikan apa saja yang dimakan oleh berang-berang serta makanan apa yang disukainya. Buat amplop kecil dari kertas koran, masukkan feses tersebut kedalam amplop kecil yang terbuat dari kertas koran, catat tanggal dan lokasinya. Feses ini dapat dianalisa di laboratorium. Dari “cirik” ini, berbagai macam judul penelitian untuk sarjana biologi dapat dihasilkan….(Bersambung)

seri 2: terlihat di dalam sangkar


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: