The Most Wanted Species: Lutra sumatrana (Gray, 1865), the Hairy-Nosed Otter

6 06 2010

Tahu gak, ternyata jenis berang-berang ini sejak dideskripsikan oleh Gray pada tahun 1865, di Sumatera hanya pernah ditemukan kembali pada tahun 2005. Itupun ditemukan di tepi jalan raya mati karena terlindas mobil di dekat sungai Musi Palembang. Hewan yang berstatus Endangered ini malah lebih banyak dan intens penelitiannya dilakukan di Kamboja, Thailand dan Vietnam. Kenapa di Sumatera penelitiannya sangat kurang? Kenapa di negara lain sangat maju penelitian tentang jenis ini? Padahal spesimen holotypenya berasal dari Sumatera!!! Penemuan jenis ini di Sumatera merupakan suatu BERITA BESAR, apalagi jika bisa menemukan habitatnya. Jika berhasil ditemukan, yakinlah bahwa semua mata peneliti berang-berang dunia akan beralihke Sumatera, dan organisasi “funding” akan tertarik dengan penelitian yang bertema hewan ini. Ingin jadi penemunya kembali?????? 02©Aad, 2009


Aksi

Information

One response

20 05 2013
Diki Zulianda Putra

Kira-kira sebulan terakhir kolam ikan saya di serang gerombolan berang-berang,ikan ikan dikolam saya habis.suaranya berisik melengking,saya belum pernah melihat langsung.tapi orang tua saya sudah pernah melihatnya,itupun hanya sekali saja.karena berang-berang itu langsung lari.sebelah kolam saya ada seperti kotoran atau muntah yang saya amati adalah sisik-sisik ikan dan lumpur,dan berang-berang selalu membuang kotoran di tempat yang sama.berang-berang menyerang kolam saya pada malam hari,air kolam keruh spt di obok-obok.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: