Fish Zone: The Puffers

6 06 2010

Ikan buntal–(Puffers), nama buntal berasal dari mekanisme pertahanan dirinya sendiri yang mampu mengembangkan badan hingga tampak lebih besar tiga kali lipat ukuran normal. Jika merasa terancam, ikan buntal menelan air atau udara dan membuat badannya membesar seperti balon. Secara taksonomi si buntal ini berasal dari famili Tetraodontidae, sesuai dengan namanya buntal mempunyai empat (Tetra-) buah gigi (odont-) tajam disertai dengan bibir yang tebal. Ciri lainnya, ikan ini tidak mempunyai tutup insang (operculum), tidak mempunyai sisiik, hanya saja tubuhnya ditutupi duri-duri (spinula) kecil, tidak mempunyai sirip pektoral, dan lubang hidung (nasal) yang menonjol. Tubuhnya memiliki warna dan pola yang beraneka ragam, oleh karenanya ikan ini juga banyak dijadikan ikan ikas..

19 genus dari Tetraodontidae sebagai berikut:

Amblyrhynchotes, Arothron, Auriglobus, Canthigaster, Chelonodon, Collomesus, Fugu, Lagocephalus, Marilyna, Monotretus, Omegophora, Pelagocephalus, Sphoeroides, Takifugu, Tetractenos, Tetraodon, Torquigener, Tylerius, Xenopterus.

Ikan Buntal – Kelezatan Vs Kematian

Buntal ini adalah salah satu vertebrata paling beracun di dunia. Kulit dan organ dalamnya, mulai dari perut, hati, ovarium, sampai usus, amat beracun. Di sisi lain daging ikan ini mengandung protein yang tinggi, sehingga sebenarnya jika ikan ini diolah dengan baik, tentunya sangat bermanfaat untuk dikon

sumsi. Di Jepang, ikan buntal merupakan masakan ikan yg terkenal  paling mahal, paling enak, dan sekaligus yang paling mematikan ( walaupun belum pernah mencoba). Melihat demikian rumitnya dan berisikonya pengolahan ikan buntal, maka para juru masak ikan ini harus lulus dari pelatihan yang sangat ketat dan harus memiliki sertifikat dari Departemen Kesehatan. Di Indonesia sendiri sudah banyak laporan kematian pengkonsumsi ikan buntal akibat kesalahan pengolahannya. Maka dari itu, jika ada yang mau mengkonsumsi ikan ini, tanyakanlah terlebih dahulu apakah si koki ikan buntal ini punya sertifikat? Untuk menjaga keselamatan saja..

What’s The Poison of Puffers?

Racun dari ikan buntal ini bernama Tetraodotoxin. Tetraodotoxin (TTX) merupakan racun kuat neuroodotoxin yang belum ada obatnya, racun ini 100 kali lebih berbahaya dari potasium sianida, 2mg TTX saja sangat mematikan bagi manusia. TTX bertindak pada sel-sel syaraf mengakibatkan ketegangan sel syaraf yang bermula menghancurkan membran-membrannya, racun ini hanya bereaksi apabila dimakan saja. Tahun 1960, Toshio Narashi di Universitas Duke mengemukakan bahwa racun ini merupakan hasil mekanisme sekresi dari bakteri Pseudoalteromonas tetraodonis yang menempel pada tubuh ikan ini. To be continued..


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: