Revenge to the Ants (Part II)

21 03 2013

Siapa bilang balas dendam hanya cukup satu kali? Di terbitan yang lalu kita sudah disuguhi dengan berbagai hewan yang meng-eliminasi para semut dari permukaan bumi ini. Bukan mereka saja yang menganggap semut “wueenak” buat jadi kudapan harian, banyak organisme—besar, kecil, imut, amit2 yang dibikin “sakit hati” oleh hewan kecil ini.. Berikut, organisme tersebut….

antbirdAntbird (family Thamnophilidae). Kelompok dengan anggota sebanyak 200 jenis ini bisa ditemui di Amerika Tengah dan Selatan, khususnya di bagian tropis. Bulu tubuh biasanya coklat gelap dengan warna putih pada bagian tengahnya. Paruh dan kaki kokoh. Burung ini biasanya mengikuti barisan semut yang sedang berjalan di dalam hutan dan biasanya memakan berbagai ragam serangga, bukan hanya semut. Sisi positif dari burung ini: mereka bersifat monogami, setia pada pasangan dan berani membela teritorinya.

 

Gambar di bawah bukan hasil jepretan praktikum anatomi tumbuhan—ujung akar bawang dan sebangsanya. Ini adalah sejenis nematodaNematoda, yang menginfeksi saluran pencernaan semut family Mermithidae sehingga abdomennya terlihat seperti menggembung. Dalam usus satu ekor semut, bisa terdapat dua ekor cacing, sehingga alasan kenapa semut terlihat buncit adalah karena hal ini. Cacing ini juga menginfeksi jenis serangga lain, seperti belalang, kumbang dan lalat. Kayaknya kita bisa bernyanyi sekarang “semoot juga kayak manusia…. juga bisa kena cacingan…..”

 

 

penyengat spider undur

Berbagai jenis serangga ikut-ikutan dalam memerangi si semut nakal ini. Yang teratas dalam daftar pemangsa semut adalah berbagai jenis laba-laba. Terhitung mulai dari jenis si Janda Hitam-Black Widow (Latrodectus spp.), laba-laba srigala-Lynx Spider (Oxyopes spp., Euryopis spp.) sampai laba-laba peloncat Salticidae, semuanya doyan kudapan lezat berbahan dasar semut. Serangga lainnya yang termasuk list musuh semut antara lain undur-undur, yang biasanya menggali lubang jebakan di tanah yang berpasir atau berdebu tebal. Semut mangsanya yang terjatuh ke dalam lubang jebakan ini biasanya akan ditenggelamkan ke dalam pasir untuk kemudian “dicekik” dengan menggunakan sepasang capit kuat yang terdapat di kepalanya. Kemudian ada jenis lalat dari family Phoridae (Pseudacteon spp.) yang suka meletakkan telurnya pada semut. Setelah larva menetas, tugas si larva inilah menghabisi semut yang menjadi inangnya. Semut yang biasa diserangnya adalah kelompok semut api (Solenopsis), dan tampaknya hanya menyerang pada kelompok semut ini saja. Beberapa ahli mencoba memanfaatkan lalat ini sebagai agen hayati untuk mengendalikan populasi semut api yang dalam jumlah banyak bisa sangat mengganggu kepentingan manusia.

 

Semakin ditelusuri, semakin banyak kami temukan pihak-pihak lain yang punya dendam yang sama. Semut, dendam ini belum juga tuntas…!! Tetap tunggu edisi berikutnya…!!!

 

Mr. M (dari berbagai sumber)

 

Sumber foto: antbird: http://en.wikipedia.org/wiki/Antbird . Nematoda dan semut: http://www.tightloop.com/ants/nematode.htm Laba-laba dan undur-undur: wikipedia.com Lalat Pseudacteon: http://uts.cc.utexas.edu/~gilbert/research/fireants/pseudacteon.html


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: